Memulai gaya hidup minim sampah, memang banyak sekali godaan dan tantangannya. Tapi bukan berarti kita hal itu mustahil kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hidup minim sampah bisa kita mulai dengan tetap melakukan kebiasaan kita sehari-hari namun, dengan gaya yang berbeda.

Berikut beberapa rekomendasi peralatan yang bisa memudahkan kamu, untuk memulai gaya hidup minim sampah. Peralatan ini tidak harus beli baru, tidak harus mahal dan branded, yang penting masih bisa digunakan.

 

  1. Botol Minum

Peralatan yang pertama adalah botol minum, kenapa botol minum ? karena air merupakan kebutuhan pokok yang kita konsumsi setiap hari. Botol minum akan memudahkan kita untuk mengkonsumsi air tanpa harus membeli Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Apalagi buat kitayang suka berpergian, membawa botol minum sudah harus menjadi barang bawaan wajib untuk mengurangi sampah botol AMDK. Selain itu dengan membawa boto minum sendiri juga bisa menghemat pengeluaran kita untuk membeli minuman kemasan.

Bagaimana kalo kita ingin mengkonsumsi minuman kekinian ? seperti thai tea, kopi susu kekinian, dan lain sebagaianya. Sebenarnya mudah saja, hal ini bisa disiasati dengan membeli ke kedainya langsung dengan menggunakan botol minum atau cup yang kita punya. Permasalahan selesai, dan kitabisa menikmati kopi susu kekinian tanpa harus menyumbang sampah cup plastik ke tempat sampah.

Membawa botol minum emang terkesan ribet, dan tidak praktis, tapi alasan itu akan segera hilang dan terbayarkan dengan tidak adanya sampah botol AMDK yang mencemari lingkungan dikarenakan proses terurainya yang sangat lama.

 

  1. Kotak Makan

Kotak makan menjadi peralatan yang bisa kitabawa setiap hari dan masuk di tas kamu. Membawa kotak makan sangat bermanfaat ketika diperjalanan kita mau jajan. kitatak perlu lagi pembungkus makanan dari penjual yang kebanyakan memakai plastik atau styrofom.

Coba bayangkan, jika setiap hari kitasarapan bubur ayam dengan menggunakan pembungkus makanan dari styrofom, berapa puluh sampah setiap bulannya sampah styrofom atau plastik pembungkus yang kitasumbangkan ke tempat sampah yang belum tentu diolah dengan baik. Dengan kita membawa sendiri kotak makan setiap kali kita mau jajan, entah itu beli snack atau makanan berat, ini sangat efektif untuk membantu kitamengurangi sampah sekali pakai.

 

  1. Tote Bag

Peralatan selajutnya adalah tote bag atau tas jinjing yang bisa dipakek berkali-kali. Tote bag ini sangat berguna untuk mengurangi sampah plastik seklai pakai yang biasa kita dapatkan saat belanja di minimarket atau pasar tradisonal. Tujuan pemakaianya tidak lain adalah untuk menggantikan penggunan kantong palstik seklai pakai. Apalagi sekarang bayak sekali macam-macam model tote bag yang lucu-lucu dan praktis untuk bisa dibawa kemana-mana.

Dengan membawa tote bag, secara tidak langsung kitasudah mengurangi penggunaan sampah kantong plastik sekali pakai. Tapi ada yang perlu kitainget, kalo sudah punya tote bag jangan hanya disimpan dan ditumpuk dirumah, dan begitu dibutuhkan kita beli lagi, itu sama saja kita menumpuk barang, yang pada akhirnya akan berpotensi menjadi sampah.

 

  1. Pembalut Kain/ Menstrual Cup

Barang yang satu ini, khusus buat kalian yang kaum pere-mpuan. Penggunaan pembalut sekali pakai tentu saja menimbulkan permasalahan sampah yang sangat merugikan lingkungan, hal ini dikarenakan sampah pembalut yang membutuhkan waktu ratusan tahun untuk bisa hancur.

Bayangkan jika setiap bulanya kita menggunakan 10 pembalut sekali pakai, sudah berapa banyak sampah pembalut sekali pakai yang kita hasilkan selama satu tahun ?. Oleh karena itu penggunaan reusable menstrual pad/cup ini sangat membantu sekali untuk mengurangi sampah pembalut sekali pakai. Penggunaan menstrual pad/cup ini bisa digunakan minimal 2 hingga 5 tahun.

Sebenarnya masih banyak lagi beberapa peralatan yang bisa digunakan untuk memulai hidup minim sampah, seperti alat makan pribadi, sedotan stainles atau bambu, korek kuping dari kayu, sikat gigi bambu dan lain-lain. Namun itu semua bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan kamu, jika kitaminum bisa tidak menggunakan sedotan, tidak perlu membeli sedotan bambu atau stainles karena nantinya akan sering tidak dipakai dan malah akan menumpuk di rumah dan akan berpotensi lagi menjadi sampah. Jadi belilah peralatan yang memang kitabutuhkan, bukan berdasarkan tren, karena dengan begitu kita bisa mencegah potensi sampah yang bisa ditimbulkan. Dengan memulai hidup minim sampah, kita sebenarnya berpotensi menghemat pengeluaran dan makin banyak uang yang bisa kita tabung, itu berarti gaya hidup minim sampah tidak hanya menjaga lingkungan agar tetap lestari, tapi juga membuat kondisi kantong kita makin berseri. Semoga tulisan ini membatu kita yang mau memulai hidup minim sampah.

*Mega Kusuma Wardani